Loading...

Kisah Mimpi Abdullah Bin Umar

Kisah Mimpi Abdullah Bin Umar - Ada berbagai kepercayaan atau mitos yang beredar tentang mimpi, namun setidaknya ada tiga literatur yang membahas mimpi secara lengkap dan mendetail. Literatur pertama adalah primbon jawa, dalam primbon disebutkan bahwa mimpi yang mempunyai arti (bisa ditafsirkan maknanya) adalah mimpi yang dialami saat tidur malam antara jam 12 malam hingga jam 4 dini hari. Durasinya empat jam saja, sehingga selain waktu yang tersebut diatas, maka mimpi hanyalah bunga tidur semata (penghias tidur kita), alias tidak memiliki makna apapun bagi orang yang mengalaminya.

Sementara itu literatur kedua yang cukup banyak dipercaya dan diyakini kebenarannya adalah tafsir mimpi menurut islam. Di jaman Nabi-nabi dahulu kala, mimpi merupakan salah satu media atau cara untuk menerima Wahyu dari Allah, seperti contohnya kisah Nabi Muhammad SAW, kisah Nabi Ibrahim AS, serta banyak nabi-nabi lainnya. Termasuk di dalam kitab suci pun disebutkan bahwa mimpi memang mempunyai makna atau arti bagi orang yang mengalaminya.

Selain kedua literatur diatas, ada juga orang yang mengaitkan mimpi dengan angka, terutama bila berhubungan dengan permainan togel. Orang biasa menyebutnya dengan istilah Buku Mimpi. Dalam buku mimpi dikatakan bahwa mimpi dapat di tafsirkan menjadi barisan angka (angka main), seperti misalnya mimpi Kuda angkanya 12, atau mimpi Gajah maka angkanya 13 dan seterusnya, dari yang 2 digit (2D), 3 digit (3D), hingga 4 digit (4D). Nah kesempatan kali ini kita akan mengupas tentang Kisah Mimpi Abdullah Bin Umar, tertarik untuk mengetahuinya? Ayo lanjutkan membaca artikel ini sampai selesai ya.
Loading...
Loading...
Perimbon - Pada suatu malam, Abdullah bin Umar Radhiyallahu Anhu membaca Al-Quran. Setelah beberapa lama, ia mulai keletihan dan mengantuk. Ia pun berhenti membaca Al-Quran. Sebelum tidur, ia berwudhu dahulu. Ketika hendak tidur, ia berdoa terlebih dahulu. Setelah itu, ia membaca tasbih hingga terlelap tidur.

Dalam tidurnya itu, Abdullah bermimpi berjumpa dengan dua malaikat. Tanpa berkata sedikit pun, kedua malaikat memegang tangan Abdullah dan membawanya pergi. Abdullah dibawa ke neraka yang sangat panas. Ia mlihat neraka bagaikan sebuah telaga dengan api yang berkobar-kobar di tengahnya. Di sana, ia mengenali beberapa orang yang masuk ke dalam api neraka. Mereka disiksa dengan siksaan yang amat pedih. Ketika itu, Abdullah berdoa, “A’udzubillahi minannaari (Aku berlindung kepada Allah dari api neaka)”.

Kisah-teladan-abdullah-bin-umar

Setelah itu, Abdullah bertemu dengan malaikat lain. Malaikat itu berkata, “Engkau belum terjaga dari api neraka !”. Pada pagi harinya, Abdullah menangis ketika mengingat mimpinya. Kemudian, Abdullah menemui kakaknya, Hafsah binti Umar, yang juga istri Rasulullah. Ia menceritakan mimpinya kepada Hafsah dengan perasaan khawatir.

Kemudian, Hafsah menemui Rasulullah dan menceritakan mimpi Abdullah. Mendengar cerita Hafsah, Rasulullah bersabda, “Sebaik-baik lelaki adalah Abdullah bin Umar jika dia mau melakukan shalat malam”.


Setelah mendengar perkataan Rasulullah, Hafsah segera pergi menemui Abdullah. Ia tidak sabar menyampaikan kabar gembira itu. Ketika sudah bertemu, Hafsah menjelaskan perkataan Rasulullah, “Nabi telah mengatakan bahwa engkau adalah sebaik-baik lelaki jika engkau melakukan shalat malam. Malaikat yang terakhir engkau temui mengatakan bahwa engkau belum terjaga dari api neraka karena engkau tidak melaksanakan shalat malam. Apabila engkau ingn terhindar dari api neraka, lakukanlah shalat tahajud pada sepertiga malam terakhir. Pada saat itu, Allah memanggil-manggil hamba-Nya dan mendengar doa-doa hamba-Nya”.

Setelah kejadian itu, Abdullah selalu melaksanakan shalat tahajud. Bahkan, ia sering menghabiskan malamnya untuk shalat. Saat itu, ia juga menangis karena takut Allah akan memasukkannya ke dalam api neraka. Ia semakin takut jika mengingat sabda Rasulullah, “Sesungguhnya penghuni neraka yang paling ringan siksanya pada hari kiamat adalah seseorang yang diletakkan pada kedua tapak kakinya baa api yang membuat otaknya mendidih. Dia merasa tidak ada orang lain yang lebih berat siksanya dar pada dia, padahal siksa yang ia terima adalah yang paling ingan di dalam neraka”.

Semuanya itu membuatnya semakin meningkatkan ibadahnya untuk mencari ridho Allah. Orang-orang yang takwa adalah orang yang takut kepada azab Allah, sekalipun ia tidak dapat melihat Allah. Sesungguhnya, azab Allah adalah sesuatu yang harus ditakuti.

ARTIKEL PILIHAN PEMBACA :
Memuat...

Demikian pembahasan tentang Kisah Mimpi Abdullah Bin Umar yang dapat kami sampaikan untuk Anda. Semoga saja dapat menjawab rasa penasaran Anda, tentang arti, tafsir dan angka main dari mimpi yang Anda alami. Namun perlu diingat bahwa uraian yang kami sampaikan diatas hanyalah bersifat ramalan saja, dan seperti kita ketahui bersama bahwa yang namanya ramalan belum tentu dapat dibuktikan 100% kebenarannya. Untuk itu semua kami kembalikan lagi kepada Anda, apakah mau mempercayainya atau hanya menganggapnya sebagai informasi belaka. Meski demikian, sudah banyak orang yang membuktikan kebenaran dari ramalan mimpi yang dialaminya.
Loading...

Belum ada Komentar untuk "Kisah Mimpi Abdullah Bin Umar"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel